Tag Archives: doa

Doa

Banyak doa kita kirimkan pada Allah. Melalui telapak tangan yang dipenuhi buih dosa. Disulam manik airmata. Menyusur angkasa. Menerjah awan dan jutaan bintang serta lapisan langit yang dijaga para malaikat.

Kita tidak tahu. Bilamasa, bilamana doa kita terkabul atau terhenti dipuncak gunung atau dikepulan awan awan kapas yang dingin.

Kita tidak pernah menyoal atau bertanya! Terkabul kah ia? Di makbulkan kah?

Disitulah iman kita. Kita terus bersabar dan bersabar menunggu suatu tika sambil hati kita penuh yakin bahawa Allah pasti mendengar kerana Dia maha mendengar.

Ketahuilah akhi. Andai akidah kita akidah yang salimah dan jiwa kita telus dan jujur dan syarat doa kita terpenuhi. Doa kita pasti singgah dipelukan Allah bersama doa doa kekasihnya.

Bila? Bertawakkal lah akhi. Jika tidak difajar menyinsing, diakhiratlah kita mengutip saat yang nyata itu.

Syurga itu indah. Sedang dipintu mahligai doa doa kita pasti menanti tanpa siksaan ….

Barakallahu fikum
Ramadan kareem

tiada erti kesetiaan

kakiAssalam buat semua yang ku kasihi

Entah kenapa semenjak dua menjak ini aku amat teruja untuk terus menulis disini. Entah apa yang menariknya atau yang menolaknya, sungguh aku benar benar tidak tahu tetapi bila saja aku letakkan jemari ini dikeyborad notebook ini, ia terus bergerak bagai memetik piano untuk mengalunkan lagu Lau kana bainana ya habibi. Lagu yang menjadi background hidup aku. Lagu yang menyentuh hati dan alis mataku. Dan yang mencurahkan airmata kerinduan yang teramat!

Kalau dulu, jemari ku ini seolah olah lumpuh tetapi kini tidak lagi. Kalau dulu jemari ku ini turun bagai serpihan kapas yang turun slow motion pada keyboard notebook aku, tetapi kini ia normal. Kalau dulu fikiran ku semak dan bersepah tetapi kini aku telah mampu untuk menyusunnya kembali.

Alhamdulillah, aku telah pulih. Pulih dari kekakuan. Pulih dari kekeringan dan sumpahan! Read more of this post

Jangan pisahkan kami

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Walillah hil hamd

Ya Allah, hari ini aku kembali merindui Baitullah Mu. Aku kembali merindui tempat tempat suci Mu yang pernah kukunjungi 3 tahun yang lalu. Tika mana Engkau wahai Allah mengurniakan kepada aku Haji Akbar. Mengerjakan haji dihari Jumaat yang penuh keberkatan yang didambakan setiap manusia yang mengerjakan haji.

Disana terlalu banyak ku limpahkan airmata ku apalagi mengunjungi Badar dan Uhud.

Mengunjungi makam syuhada’.

Disana juga Engkau telah titipkan dalam ruh dan jiwaku supaya cintakan syahid. Cintakan dakwah. cintakan manusia disekelilingku yang masih terpingga pingga dengan agamaMu.

Disana aku banyak belajar kesabaran ditengah jutaan manusia.

Aku banyak belajar bagaimana untuk mendahulukan manusia lain dari kepentingan diri sendiri.

Aku bertemu dengan mujahidin mujahidin dan sahabat sahabat seperjuangan dan sefikrah berlainan bangsa dan rupa yang mana akhirnya kami semua bersepakat mengutamakan doa untuk kemenangan dan penyatuan Islam sewaktu berwukuf! Indahnya ukuhuwah itu sekalipun hanya sebentar cuma.

Begitulah kami Engkau ketemukan ya Allah.

Terasa dihati menyintai mereka. Aku sememangnya tidak dapat menyembunyikan cinta itu. Apalagi dijalan dakwah yang dipertemukan dalam tidak tersangka. Mungkin pertemuan ini disusun atur oleh Allah diatas doa doa yang telah kupanjatkan kesekian lamanya dan dalam kesabaran dan penantian yang panjang ….

Sememangnya menjadi kelaziman ku untuk terus berdoa dan berdoa agar Allah sentiasa bukakan kepadaku seluas luasnya pintu amal, menemukan aku dengan jamaah yang betul dan yang bergerak dalam manhaj arRasul serta menemukan aku dengan orang2 yang punya kesungguhan untuk terus bekerja dan bekerja supaya aku dapat bersama mereka mengabung semangat waja hingga kepuncak syurga! Read more of this post