Jangan ada benci


Assalam buat semua yang ku kasihi.

Aku disini hanya seperti secubit rindu untuk bersama kamu.

Aku tahu blog ini semakin uzur untuk menjadikan sumber inspirasi hamasah mu dijalan dakwah ini. Aku sedar ianya tidak boleh menjadi evergreen seperti mana lagu unchained melody didalam dunia musik. Benar. Aku tak larat untuk menulis lagi. Tidak seperti dulu yang mana aku punya teman menulis yang sering sindir menyindir, lawan berlawan dan bertukar tukar pengalaman dijalan dakwah ini. Kini dunia penulisan ku terus sepi berpanjangan walau ingin ku hiburkan dengan pembacaan yang banyak namun baru aku sedari bahawa pembacaan yang banyak tidak menjanjikan jemari ku dan otak ku untuk mambantu ku dalam penulisan.

Menulis perlukan ruh seperti ibadah. Perlukan cinta untuk mendekatkan. Kedua dua nya tiada lagi dipinggir jemariku. Hingga aku kaku. Kaku keras dan kejang. Aduhai.

Teman … mohon doa dari kamu semua agar aku dikurniakan Allah kemampuan. Mohon ampun jika ada kesalahan ku. Mohon maaf tidak dapat membalas email terakhirmu. Jangan sesekali ada benci antara kita. Mohon redha diatas tulisan tulisan lalu.

Jika gelap yang tiada pencerahan dariku maafkan aku. Terkadang mendiamkan itu lebih baik dari menerangkan. Jadikan semua itu kenangan abadi kita. Kadangkala yang berlaku itu diluar kemampuan untuk aku mengelakan.

Muga semua kita terus berada didalam redhaNya. Teruslah meraih cinta dari langit dan jangan berhenti untuk terus bekerja dijalan dakwah ini,

Barakallahu fikum

muharrikdaie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: