Valentines day dan mitosnya


Hari ni aku nak cerita sikit pasal Hari Valentine ni. Biar kita faham sejarah dan Mitosnya walaupun kita sendiri pun tidak tahu sumber mana satukah yang benar tapi sekurang kurangnya adalah rujukan kita. Dan kalau kita menentang hari Valentine ni pun biarlah dengan fakta. Jangan main semberono saja. Sebab bila orang tanya balik, adalah benda yang kita nak jawab!

Malulah kita sebagai da’i ni bercakap sesuatu berdasarkan hearsay dan taklid saja. Kita orang Islam patut ada knowledge pada setiap isu yang mendatangi kita supaya kita tidak sering dipersendakan! Ada  yang memberi ceramah, bercerita pasal Hari Valentine ni tapi bila diajukan soalan sejarahnya tidak dapat menjawab nya. Jadi kita yang bergelar da’i ni kena banyaklah membaca dan merujuk serta berkongsi dengan kawan kawan lain tentang apa juga isu yang terkini supaya dapat mengupas sesuatu itu berdasarkan fakta!

Setiap 14 Febuari setiap tahun, pasti kita lihat anak anak melayu bersidai bercouple couple dimana mana. Aku nak cerita di KL sebab aku tinggal di KL. Di bukit Ampang jangan tanyalah. Dataran Merdeka. Jalan sultan Ismail dekat hard Rock Cafe. KLCC. Dan banyak lagi tempat untuk mereka melepaskan rindu. Dan yang terbaru port mereka adalah dikawasan air terjun Hulu Langat.

Kalau nak pasti mereka berlaku maksiat ke tidak! Pergi check perjualan kondom dan arak di 7 Eleven! Pasti hOT SALE. Ini bukan cerita kosong sebab sewaktu aku dan kawan kawan membuat pencegahan maksiat, aku bertanya pada budak yang jaga 7 Eleven. Mereka kata semua diborong oleh kebanyakannya budak budak melayu.

Budak budak ni pulak bukannya budak budak nakal yang ponteng sekolah atau yang panjat pagar waktu sekolah dulu tapi adalah budak cerdik. Masih study di University. Aku sebut  ini pun sebab aku pernah menyertai gerakan cegah maksiat dan pernah tangkap budak budak ni dekat Air tejun sungai Tekali Ulu Langat. Inilah kebenarannya.

Benda ni bukan mereka tak tahu kerana dah berbagai pihak mengingat dan menasihati malah berbagai macam makalah, tulisan, nasehat dan media  mengatakan bahwa Valentine Days bukan berasal dari Islam, tetapi tetap saja mereka tidak peduli bahkan cenderung menutup telinga seolah olah tak mendengar.

Sebab itu orang kafir ketawakan kita bila kita menentang hari Valentine ni kerana yang banyak merayakannya adalah anak anak dan adik adik kita sendiri. Terkadang memang kita sedih. Kita takut ianya terjadi pada kaum keluarga  kita. Allahu akbar. Bantu kami semua ya Allah dan lindungkan anak anak kami dan seluruh umat islam dari perkara ini!

Mari kita lihat sejarah Valentine ini yang aku sempat korek dan baca dari pelbagai sumber juga dari kawan kawan yang hantar sumber sumbernya.

Untuk pengetahuan semua, segala fakta didalam ini adalah berdasarkan kepada rujukan dan ada diantaranya tidak dapat aku catitkan sumbernya. Kalau benar alhamdulillah. Kalau tersalah aku mohon maaf.

Aku cuba cari sumber yang sohih dari penulis islam atau buku buku yang ditulis oleh ulama’ islam mengenai Val day ini. Tapi tak jumpa. Kalau aku salah tolong komen insyaalah. Dan kalau ada info yang tepat share sharelah disini.

1. Sejarah Valentines Day yg di sembunyikan

“The history of Valentine’s Day and its patron saint is shrouded in mystery”, Rujuk http://www.history.com. Kita akan dapat cerita berbagai kisah tentang original versionnya. The most popular rasanya dari kisah  Santo Valentinus yang diyakini hidup pada masa Kaisar Claudius II yang yang dipancung pada 14 Februari 269. Ini pun banyak cerita2 lain sebaliknya.

Justeru yang famous sekali dalam tradisi Valentine days adalah bahwa tradisi itu dimulai dari tradisi paganisme (dewa-dewi) Romawi Kuno, yang penuh legenda, mitos, dan penyembahan berhala.

Didalam tradisi Rom Kuno, mereka amat mempercayai bahawa pada  pertengahan bulan Februari adalah waktu yang paling sesuai untuk kerapa melaksanakan persetubuhan seks kerana waktu begitu adalah waktu fertile atau waktu subur bagi kaum wanita. Ditambahi pula didalam kalendar Athen kuno, Waktu begini dinamakan bulan Gamelion. Bulan yang telah menyatukan Dewa Zeus dan Hera yakni dewanya orang Rom dan Yunani!

Dalam kepercayaan Rom kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia, bersandarkan kepada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan yang digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Di zaman Rom Kuno, para pemuka agama orthodok mempercayai bahawa pada setiap tarikh 15 Februari akan dilakukan ritual penyembahan kepada Dewa Lupercus dengan korban berupa kambing kepada sang dewa.

Setelah itu, mereka minum arak anggur yang diperam lalu berlari-lari di jalan-jalan raya diRom sambil membawa potongan-potongan kulit domba sebagai kepercayaan mereka dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Khususnya kepada awek awek cun dan gadis gadis muda yang masih dara untuk memberikan mereka kesuburan.

Bagi awek awek ini mereka bakal berebut untuk disentuh kulit kambing itu, karena mereka percaya kiranya kulit kambing itu tersentuh akan mendatangkan kesuburan bagi mereka dan dapat melahirkan anak sebanyaknya kerana zaman itu melahirkan anak yang ramai menjadi satu kemuliaan.

Perayaan Lupercalia sendiri adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno. Selang waktunya antara tarikh 13-18 Februari. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan buat dewi cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata. Di hari itu, para pemuda berkumpul dan mengundi nama-nama gadis di dalam sebuah kotak. Lalu, setiap pemuda mengambil nama dalam kotak secara undi. Gadis yang namanya terkeluar dari undi tersebut akan jadi kekasihnya selama setahun penuh.

Apalagi kalau bukan untuk melakukan perhubungan seks yang mana gadis gadis itu menjadi objek hiburan sang pemuda yang memilihnya meskipun setelah puas ditinggalkan begitu saja. Murahkan nilai seorang wanita?

Keesokan harinya, 15 Februari, mereka ke kuil untuk minta perlindungan dan pengampunan Dewa Lupercalia. Di kuil, para lelaki muda melucut pakaian wanita tersebut dan mengenakannya dengan kulit binatang. Anehnya, para perempuan berebut rebut untuk dilucutkan pakaian dan ditelanjangkan sebelum dipasang dengan kulit binatang. Karena, mereka menganggap, kian banyak mendapat lucutan maka mereka akan bertambah cantik dan subur.

Inilah tradisi Romawi kuno dan inilah bibit asal perayaan Valentine’s Day.

2. Apa Hubungannya Tradisi Romawi Kuno dengan Valentine’s Day?

Justeru peringatan Lupercalia yang telah kita bahas di atas, ternyata sangat berkembang pesat di Eropah. Hal ini seakan jadi titik tolak penyebaran agama Nasrani, yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropah. Walhasil, untuk menarik mereka untuk masuk ke Gereja, maka perayaan tadi  dijadikan satu kemestian dan hukum baru didalam gereja.

Paus Gelasius I pada tahun 469 mengubah upacara Rom Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine’s Day. Sebenarnya, Val Day ini adalah usaha Paus Gelasius untuk menyebarkan agama kristian dalam budaya setempat. Dia mencuba menggantikan posisi dewa-dewa lama yang ada, lalu mengambil St. Valentine sebagai replika suci sebagai lambang cinta. Ini adalah bentuk sinkretisme agama @ mencampur adukan budaya lama dan ajaran kristien yang asli. Akhirnya Hari Valentine diresmikan oleh Paus Gelasius pada 14 Februari tahun 498.

Anehnya, Paus Gelasius, pada tahun 496, secara jujur mengakui bahawa apa yang dikatakan dan dibuat digereja terdahulu itu hanyalah rekaannya saja untuk menarik mereka menganuti kritian namun rakyat waktu itu terus menjadikan tarikh 14 Februari tiap tahun sebagai hari raya peringatan Santo Valentinus.

Malah hingga saat ini, tidak ada kejelasan, siapa orang yang bernama Valentine itu. Ada beragam kisah tentang dia, dan konon semuanya hanyalah dongeng tentang Valentine ini. Paling tidak, ada tiga dongeng yang umum tentang siapa Valentine.

Pertama, St. Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino. Dia mati pada 14 Februari 269 dihukum oleh Raja Romawi, Claudius II (265-270). Valentino menentang ketetapan raja untuk mewajibkan setiap rakyat memasuki tentera malah menikahkan pasangan muda-mudi untuk mengelakan dari keerahan tenaga tersebut. ( Orang yang berkahwin pada waktu itu tidak wajib kerahan tenaga)  Padahal, aturan yang ditetapkan adalah, boleh menikah kiranya sudah melalui kerahan tenaga menjadi tentera.

Kedua, Valentine adalah seorang paderi di Rom yang berani menentang Raja Claudius II. Dan tidak mahu menyembah dewa-dewa Romawi. Dia mati karena dibunuh utusan raja. Justeru itu seluruh gereja menganggap Valentine sebagai orang suci. Dia mati pada pertengahan abad ke-3 Masehi lalu dikuburkan di Via Flaminia. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama sebuah gereja kecil di Rom. Ada sebuah gerbang di Rom yang disebut Gerbang Flaminian atau yang sekarang disebut Porta del Polopo. Dulu, konon disebut sebagai Gerbang St. Valentine.

Ketiga, seorang yang meninggal dan dianggap sebagai suci, terjadi di Afrika di sebuah daerah di Rom. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine. Kisah, yang terakhir ini tambah tidak jelas asalnya.

Justeru disini kita boleh mengambil sedikit simpulan, bahawa jika Valentine’s Day itu sebenarnya muncul dari sinkretisme dan pencampuradukan agama. Yaitu agama Kristien asli dan agama romawi kuno maka apakah ini ada hubungan dengan Islam untuk dirayakan?

3. Tahukah kamu arti be my valentine?

Banyak orang kata makna “be my valentine” punya arti “jadilah kekasihku”. Namun aku tidak menjumpai rujukan yang jelas. Padahal, Ken Sweiger dalam artikel Should Biblical Christians Observe It? (www.korrnet.org) menyebut bahwa, kata “Valentine” asalnya dari bahasa latin yang berarti “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa.”

Ini menjelaskan bahawa, kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, Tuhan orang Romawi. Alhasil, kita sadar atau tidak, jika kita minta seseorang untuk ”be my valentine”, itu merupakan perbuatan yang hina dan sangat melecehkan Islam terang terangan. Kita meminta dia untuk jadi sang Maha Kuasa, dan juga menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam, jelas ini disebut syirik menyebutnya akan jatuh kafir. Satu satunya dosa yang tidak bisa diampuni. Bertaubat dan bersyahadahlah kalau kita telah melakukannya dahulu. Waktu kita jahil murakab dulu!

4. Betulkah Val Day ada hubungannya dengan kasih sayang?

Jika kita bercerita terus terang straight to the point, jelas hati kecil kitapun akan mengatakan Val Day dan kasih sayang tidak ada hubungannya. Koneksi Valentine’s Day dan kasih sayang hanyalah sebuah mitos. Menganggap bahwa Santo Valentinus adalah simbol kasih sayang dan cinta kasih, cuma ada pada pandangan orang-orang Nasrani semata.

Dan ini semua adalah doktrin yang dipaksakan oleh gereja. Apalagi saat ini, kasih sayang sering disimbolkan dengan dewa cupid (dewa asmara), yang membawa panah cinta. Padahal cupid yang berarti the desire atau hasrat, adalah putra Nimrod dewa Matahari. Kononnya dia sangat handsome sehingga diburu hampir semua dewi bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Jadi tidak heran jika saat ini banyak yang menafsirkan cinta dan sayang dengan SEKS.

5. Bagaimana Val Day ini dirayakan di berbagai negara?

Di Barat, hari Valentine sering ditafsirkan sebagai permulaan dari suatu hubungan yang serius. Serius dalam arti berhubungan badan. Ini semua yang yang membuatkan perayaan Valentine di sana lebih bersifat ‘dating’ atau sekedar one night stand, seringnya diakhiri dengan hubungan seks.

Perayaan Valentine Day di negara-negara Barat umumnya digambarkan sebagai hari dimana setiap pasangan boleh berbuat apa saja. Ini memang dianggap sebagai sesuatu yang lumrah di negara-negara Barat, pada malam itu. Malahan, di berbagai hotel akan dibuat acara permaianan undian yang berakhir diranjang untuk memuaskan nafsu.

Apa akan jadi kalau ianya berlaku disini. Dimalaysia ini dan dilakukan oleh anak anak kita. Atau suami dan isteri kita?

6. Bagaimana hukumnya merayakan Val Day menurut Islam?

Sudah jelas sekali jika ini semua yang dijelaskan diatas membuat keharaman yang mutlak bagi umat Islam yang merayakannya!

Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkata, ”Memberikan ucapan selamat terhadap acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya mereka, dengan mengucapkan, ”Selamat hari Krismas!” dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah SWT. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah SWT dan lebih dimurkai daripada memberi selamat atas perbuatan minum Arak atau membunuh.”

7. Kalau kita ikut ikut saja boleh tak?

Inilah perangai umat melayu yang sukar dibuang. Dari bab jahiliyah hinggalah bab Ibadah suka  taklid yang tidak bertempat! Padahal jelas Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. Thirmidzi).

Malahan Allah SWT berfirman, ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (TQS. Al Maidah: 51).

8. Begitu besarkah ancaman dosa karena ikutan Val Day? Ada Apa dibalik perayaan Val Day?

Inilah bahaya besar kesyirikan dan kejayaan bagi Nasrani yang telah menyerang pemikiran kita! Benar. Allah dan Rasul-Nya sudah memberi peringatan sangat keras, bahkan Irene Handono dalam ucapannya dalam satu sidang gereja, mengutip kata Samuel Zweimer dalam Conference gereja di Quds (1935) mengatakan,

”Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim. Sebagai seorang kristien tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu.” ( Itulah melayu)

10. Siapa yang bertanggungjawab?

Terus terang, ini semua tanggung jawab kita bersama yang selama ini kering pemahaman Islam! Pendekata mengajilah! Ikutlah islam. Intima’lah dengan jamaah Islam. Belajarlah Islam dan tarbiyahlah anak anak dengan tarbiyah Islam. Kalau kita tak buat siapa nak buat untuk selamatkan keluarga kita.

Apalagi bila kita umat melayu ni asyik bergaduh saja pasal politik hingga lupa kepada tarbiyah islamiyah yang dituntut itu apalagi dengan negara kita yang tidak ada perlindungan sama sekali atas budaya western yang negatif ini.

Inilah kita…..

Kalau kita pergi kehulu

Jangan lupa beli mempelam

Perkara yang lalu tetap berlalu

Marilah kita kembali kepada Islam

Jumpa lagi di next entry.

muharrikdaie ~ menulis untuk mengerakan jiwa jiwa

4 responses to “Valentines day dan mitosnya

  1. muharrikdaie February 25, 2011 at 4:09 pm

    Mujahidah. Thanks for the Video. Saya menulis pun merujuk kepada apa yang tertulis orang terdahulu. Taklah buat kajian terperinci. Mungkin salah fakta saya sebab Valentines ni tidak ada dalam kitab2. Kalau salah pun memang patut kerana ditulis oleh manusia ….

  2. mujahidah February 25, 2011 at 7:07 am

    salam,
    ermmm some people make jokes on this thing..cuba tgk

    bnyk lagi kerja kita…

  3. nuurhati February 16, 2011 at 11:29 am

    perkongsian : Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam Malaysia Kali Ke-71 pada 24hb November 2005 telah memutuskan bahawa amalan merayakan ‘Valentine’s Day’ bukan amalan Islam. Malah, ia menegaskan bahawa, roh perayaan tersebut mempunyai unsur-unsur agama Kristian dan amalannya bercampurbaur dengan perbuatan maksiat yang bercanggah dan terlarang dalam Islam.

    sumber: http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=30855%3Aya-maulidur-rasul-tidak-hari-valentine&catid=1%3Autama&Itemid=50

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: