cerita cerita kita


Alhamdulillah … aku selamat sampai…..

Tak sabar untuk menulis.

Takut tak berkesempatan.

Banyak berita menyedihkan akhir akhir ini.

Insan insan tersayang disekelilingku telah menemui Tuhannya.

Memang terasa sunyi dan terasa nun kejauhan …

Aku kian kehilangan dan kehilangan …

Mungkin aku tidak separah derita Nabi Ayub yang kehilangan anak anaknya atau …

sesedih Nabi Yaqub yang kehilangan Bunyamin dan Yusuf atau …

sesunyi Ibunda hajar yang ditinggalkan ditanah gersang!

Kerana aku tahu, aku akan kehilangan lagi …

hanya waktu yang menentukan dan semestinya aku telah bersedia untuk pasrah …

kerana seorang da’i harus ada ‘azhimul ihtimam ( daya tahan )

dalam menghadapi ribuan mimpi dan kenyataan yang menyakitkan!

Ujian bukan malapetaka tapi adalah untuk melonjakkan iman.

Iman yang akan meransang kehidupan. Merangsang untuk lebih optimis lagi dimasa depan.

Meski pun terkadang emosi mendahului kematangan …

Saudara seiman ku …

memang cerita cerita kita tidak akan habis. Selagi celiknya matahari dan terbaringnya bumi.

Yang mengiorkan kehidupan ini bagi sang da’i seperti kita adalah kerja dakwah ini …

Kerja dakwah inilah pohon pohon anggur tempat kita berpaut dan berteduh.

Dengan dakwahlah kita dapat bertahan segala kesedihan dan kehilangan

kerana dakwah sajalah yang menjanjikan ketenangan dan kebahagiaan yang tiada syarat yang melukakan!

Dan dakwah sahajalah yang dapat meredam fitnah.

Masakan tidak! Pendakwah tidak ada masa untuk memikirkan masaalah sepele.

Saban hari terpaksa melawan segala bentuk nafsu. Kemudian melawan syaitan. Kemudian melawan kesesatan didalam dakwahnya.

Disinilah puncak amalnya. Berjihad dan berjihad untuk menegakkan tauhid dalam diri dan didalam diri manusia lain.

Dan kesibukan itulah yang dapat meredam segala halangan perjalananya menuju Allah.

Kesibukan tarbiyah itulah menjadi theraphy nya sehingga ia kebal dari setiap ujian….

sekadar ini yg mampu untuk tulis.

jumpa lagi

muharrikdaie ~ menulis untuk menggerakan jiwa jiwa

2 responses to “cerita cerita kita

  1. ina June 5, 2011 at 2:02 pm

    alhamdulillah..dapat lg input harini
    alhamdulillah..
    terima kasih ya Allah
    pertemukan diri ini dengan blog ini
    alhamdulillah..
    sungguh pertolongan Allah untuk sentiasa menguatkan hambaNya itu amat amat dekat..

    syukran jazilan atas coretan pembakar semangat ini~

  2. Eyangresi313 June 17, 2010 at 9:03 pm

    Ketika manusia mampu mengendalikan diri dari dosa, menaati semua perintah Allah, memegang teguh akidah, tabah dan tidak mengeluh atas setiap musibah yang menimpanya maka manusia tersebut telah mencapai tingkat kesabaran yang sebenarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: