Cinta seorang Syabab ( Buat Ruh Ammar )



Sungguh kepedihan yang menyegat
melihat berita engkau telah pergi
dalam usia masih mekar
dengan titik darah perjuangan yang merah
Engkau meninggalkan sahabat mu dalam terpingga
tika tuhan mengambil sang jiwa kekasih

Aku tidak mengenal mu seakrab mereka
namun tika kau menyapa aku waktu diDarul Quran
masih diingatan
Aku bukan AlBanna mengiggat semua a’dha ku
namun wajah senyum mu masih tidak ku lupa

Aku menyayangi jiwamu yang suci
dalam hati
inginkan mu menjadi mutarabbiku
tuk membantu perjuangan yang kian buntu
namun
kau menyambut panggilan ilmu yang menyeberangi benua
dan kami sabar menunggu

Lantas penantian itu telah berakhir
sebuah pemandangan yang suram telah hadir dihadapanku
dan aku tidak bisa berbuat apa apa
sms bertalu
dia pergi
dia pergi
Batin ku mendesak
ketika kusedar
itu kehendakNya
Batinku menanggis
ketika kusaksikan bahawa kesedihan itu
harus menimpanya

Kediaman ku yang menyimpan sejuta kata
akhirnya mengajakku bertanya tentang kesejatian cinta
ketika akhirnya Tuhan mengambil sang Jiwa kekasih
dan meninggalkannya dalam kesunyian
Inikah rahsia jiwa yang hidup dibumi?

Engkau terkenal dibumi
Engkau terkenal dilangit

Kepergianmu
dari kekasih kepada kekasih
selain keteduhan dan kerelaan
damailah jiwamu dihadapan
wajah KeagunganNya

Kami akan menyusurmu
dengan syahid alAkbar
walau dari percik cinta yang kegersangan ini
cita cita itu tetap terpaut
dan Jalan Dakwah ini adalah jalannya
untuk kami menemui mu disana …

Alfatihah

From: Muharrikdaie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: